Hinterland.id, Rempang – Tabuhan genderang barongsai menggema di halaman Vihara Chuan Kim Quang. Anak-anak berlarian mendekat, sementara orang tua berdiri menyaksikan dengan senyum yang tak lepas dari wajah mereka. Dalam suasana penuh sukacita menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Makmur Elok Graha (MEG) merayakan Imlek bersama warga Rempang dan Galang.
Perayaan berlangsung hangat dan sederhana, namun terasa semarak. Atraksi barongsai menjadi magnet utama, menghadirkan hiburan yang jarang ditemui warga dalam keseharian mereka. Setiap gerakan lincah barongsai disambut tepuk tangan dan sorakan, menciptakan suasana akrab di antara masyarakat yang hadir.
Di sisi lain halaman vihara, pelaku UMKM lokal membuka stan kuliner. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri—perayaan bukan hanya menjadi ruang kebersamaan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi warga. Makanan dan minuman yang dijajakan menjadi bagian dari interaksi sosial, tempat percakapan dan canda mengalir.
“Acara Imlek kali ini terasa lebih hidup. Ada barongsai dan UMKM juga, jadi warga bisa ikut merasakan manfaatnya,” ujar Rusli, warga Rempang yang hadir bersama keluarganya.
Hal serupa disampaikan Dian, warga Galang.
“Suasananya hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak senang melihat barongsai. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” katanya.
Rangkaian Kepedulian
Sebelum perayaan puncak digelar, MEG lebih dahulu melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako ke sejumlah rumah ibadah di wilayah Rempang dan Galang. Bantuan disalurkan ke Vihara Chuan Kim Quang, Vihara Pa Auk Tawya, Pagoda Quan Am Tu, Vihara Mulia Dharma di Sembulang, serta Klenteng Pek Be Lau She Kong di Sei Raya.
Selain itu, dukungan logistik untuk kebutuhan perayaan Imlek juga diantarkan ke beberapa lokasi, termasuk ke Vihara Budhi Bhakti.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MEG secara eksplisit terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Perayaan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap warga Rempang dan Galang.








